Home » , » Pengertian Website Dan Perbedaan Web Statis Dan Dinamis

Pengertian Website Dan Perbedaan Web Statis Dan Dinamis

Pengertian Website Dan Perbedaan Web Statis Dan Dinamis

Pengertian website dan jenis-jenisnya - Perkembangan web saat ini demikian cepat, hal ini disebabkan beberapa faktor diantaranya perkembangan infrastruktur pendukung yang cukup pesar seperti internet, kebutuhan pelaku industri untuk menggunakan web dan internet sebagai layanan tambahan dalam bisnis mereka, masyarakat yang memandang internet dan web saat ini sebagai kebutuhan dalam semua aspek kehidupan mereka,khususnya masyarakat modern di perkotaan.

Tim Berners-lee pada tahun 1989 menemukan metode baru dalam menghubungkan dokumen satu dengan yang lainnya di internet. Selanjutnya metode ini dikembangkan terus sehingga menjadi sebuah web. Pada tahun 1993 web browser yang berbasis grafis ditemukan oleh Marc Andreessen, seorang peneliti di National Centre for Supercomputing Applications dengan nama web browser yaitu Mosaic. Pada tahun 1994, Marc Andreessen mengembangkan Mosaic menjadi sebuah web browser yang lebih baik dan dikenal dengan nama web browser Netscape. 

Pada saat itu juga Microsoft mengeluarkan produk web browser pertama mereka yaitu Internet Explorer. Saat ini perkembangan web dan relasinya dipercayakan pada sebuah lembaga nirlaba yang berpusat di Amerika, yaitu World-Wide Web Consortium atau (W3C). Dan diatas adalah cerita singkat dari terciptanya Web dan untuk pengertiannya simak ulasannya dibawah ini :


Pengertian Website adalah suatu aplikasi yang berisikan dokumen-dokumen multimedia yang berupa teks, gambar, suara, animasi, dan video didalamnya menggunakan protokol HTTP ( Hypertext Transfer Protocol) dan untuk mengaksesnya menggunakan perangkat lunak yang disebut browser. Beberapa jenis browser yang populer saat ini di antarnya :
  • Internet Explorer 
  • Mozilla Firefox 
  • Opera Mini
  • Google Chrome 
  • Safari
  • UC Browser
Browser sendiri adalah aplikasi yang mampu menjalankan dokumen web dengan cara diterjemahkan. Prosesnya dilakukan oleh komponen yang terdapat di dalam aplikasi browser dengan cara diterjemahkan. Sedangkan situs web adalah dokumen web yang terkumpul menjadi satu kesatuan yang memiliki Unified Resource Locator (URL) atau domain dan biasanya di publish melalui internet.

1. Pengertian Situs Web
Merupakan kumpulan dari halaman web yang sudah dipublikasikan di jaringan internet dan memiliki domain atau URL yang dapat diakses semua pengguna internet dengan cara mengetikkan alamatnya.
Halaman yang saling berhubungan umumnya terletak di pelayan yang sama berisi kumpulan informasi yang diberikan oleh individu, kelompok, atau organisasi. Sebuah situs web biasanya ditempatkan setidaknya pada sebuah server web yang dapat diakses melalui jaringan seperti internet, atau jaringan area lokal (LAN) melalui alamat internet yang dikenali sebagai URL.


2. Pengertian World Wide Web (WWW)
Merupakan kumpulan situs web yang dapat diakses di internet yang berisikan semua informasi yang dibutuhkan semua pengguna internet. suatu ruang informasi yang yang dipakai oleh pengenal global untuk mengidentifikasi sumber-sumber daya yang berguna. WWW sering dianggap sama dengan internet secara keseluruhan, walaupun sebenarnya ia hanyalah bagian daripada internet. Jadi antara web, situs web, dan WWW sebenarnya sama pengertiannya, hanya ruang lingkupnya yang berbeda


3. Perbedaan Web Statis Dan Web Dinamis
Melihat dari aspek content atau isi, web dapat dibagi menjadi 2 jenis, yaitu web statis dan web dinamis. Selain dari sisi content atau isi, web statis dan web dinamis dapat dilihat dari aspek teknologi yang digunakan untuk membuat jenis web tersebut.

  • Web Statis adalah web yang isinya tidak berubah-ubah dengan arti isi dari dokumen web tersebut tidak dapat diubah secara cepat dan mudah. Ini karena teknologi yang digunakan untuk membuat dokumen web ini tidak memungkinkan dilakukan perubahan data. Teknologi yang digunakan untuk membuat web statis adalah jenis client side scripting seperti HTML dan Cascading Style Sheet (CSS). Perubahan data pada halaman web statis hanya dapat dilakukan dengan cara mengubah langsung isinya pada file web tersebut.
Contohnya jika sebuah dokumen web dibuat menggunakan script HTML maka perubahan isi    dilakukan dengan cara membuka dokumen file web tersebut (yang berekstensi HTML), lalu isinya diganti langsung di dokumen web tersebut. Untuk melakukannya diperlukan pengetahuan yang cukup tentang Client Side Scripting atau dengan kata lain hanya dapat dilakukan oleh seorang programmer web yang menguasai perintah-perintah dari Client Side Scripting tersebut. Jika dokumen web tersebut sudah diunggah di internet, maka perubahan dilakukan dengan cara membuka file dokumen web tersebut di komputer lokal secara offline untuk selanjutnya diganti isinya.

Hasil perubahannya kemudian disimpan dan diunggah kembali di internet. Perubahan isi pada web statis pun tidak mudah karena harus melalui beberapa proses yang hanya dapat dilakukan oleh seorang user yang memiliki pengetahuan teknis tentang bahasa pemrograman web seperti Client Side Scripting dan memiliki pengetahuan tambahan mengenai jaringan komputer dan internet. Contoh web statis di antaranya adalah web profil perusahaan yang lebih dominan menggunakan animasi flash atau HTML, web kumpulan produk animasi.

  • Web Dinamis adalah jenis web yang isinya dapat berubah-ubah setiap saat. Web yang banyak menampilkan animasi flash belum tentu termasuk web dinamis karena isinya yang berubah-ubah. Untuk melakukan perubahan data, user cukup mengubah nya langsung secara online di internet melalui halaman control panel atau administrasi yang biasanya telah disediakan untuk user administrator sepanjang user tersebut memiliki hak akses yang sesuai. 
Fitur yang disediakan untuk melakukan pengelolaan terhadap content halaman web dinamis biasanya dibuat semudah mungkin, karena user yang akan melakukan perubahan data di halam n web tersbeut kemungkinan bukanlah user yang menguasai detail teknis bahasa pemrograman dan database atau biasa di istilahkan user biasa. Untuk membuat web dinamis diperlukan beberapa kompnen yaitu Client Side Scripting (HTML, Javascript, Cascading Style Sheet), server Side Scripting seperti PHP, dan program basis data seperti MySQL untuk menyimpan data-datanya. Contoh situs web dinamis banyak sekali di internet, di antaranya situs web Berita, E-Commerce, dan E-Banking.

Semoga artikel yang Jalin berikan bermanfaat untuk kedepannya.

Saran, kritik, dan komentar bisa diberikan di kolom komentar.

Terima kasih.






Thanks for reading Pengertian Website Dan Perbedaan Web Statis Dan Dinamis

« Previous
« Prev Post
Next »
Next Post »

0 komentar:

Post a Comment